Penjelasan Alquran Tentang Teori Darwin


PENJELASAN ALQURAN TENTANG TEORI DARWIN.

 NB : Artikel ini bukanlah MEMBENARKAN teori Darwin namun maksud artikel ini adalah sebagai penegas  pengakuan bangsa Yahudi bahwa mereka adalah bangsa keturunan kera yang dijelaskan dalam Alquran

Banyak pendapat yang pro dan kontra dari teori yang di ungkapkan oleh Darwin bahwa manusia adalah makhluk yang berasal dari kera dengan mengalami  proses revolusi yang panjang.

Apa yang diutarakan oleh Darwin adalah sebuah dugaan yang hanya menggunakan akal sakit dan tidak berdasar. Karena kemiripan struktur organ tubuh manusia dengan kera maka dengan pikiran yang sempit Darwin menyimpulkan bahwa “MANUSIA BERASAL DARI KERA”.

Darwin adalah seorang yang berasal dari keturunan Yahudi, teori-toeri yang dia keluarkan memang sengaja di publikasikan secara luas untuk membodoh-bodohi manusia. Sehingga akan muncul suatu statmen dan opini bahwa orang-orang yahudi adalah orang yang pintar di segala bidang ilmu pengetahuan.

Namun pada hakekatnya, apa yang diutarakan oleh Darwin merupakan suatu pengakuan yang jujur bahwa mereka (Yahudi) memang berasal dari kera. Kebenaran dari pernyataan tersebut di jelaskan oleh Allah dalam Alquran.

Surat Albaqarah  65.

Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari Sabtu[59], lalu Kami berfirman kepada mereka: “Jadilah kamu kera [60] yang hina”

[59]. Hari Sabtu ialah hari yang khusus untuk beribadat bagi orang-orang yahudi.

[60]. Sebagian ahli tafsir memandang bahwa ini sebagai suatu perumpamaan , artinya hati mereka menyerupai hati kera, karena sama-sama tidak menerima nasehat dan peringatan. Pendapat Jumhur mufassir ialah mereka betul-betul beubah menjadi kera, hanya tidak beranak, tidak makan dan minum, dan hidup tidak lebih dari tiga hari.

Surat Al-‘araaf 166.

Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang dilarang mereka mengerjakannya, Kami katakan kepadanya: “Jadilah kamu kera yang hina

Surat Almaidah ayat. 60.

Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?”. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.

Dari beberapa ayat tersebut secara jelas dan nyata Allah SWT memberikan label “kera” kepada golongan yahudi disebabkan beberapa alasan.

  1. Karena bangsa yahudi adalah manusia yang selalu melanggar apa yang diperintahkan oleh Allah.
  2. Mereka bersikap sombong karena berani melakukan apa yang telah dilarang oleh Allah swt.
  3. Mereka menyembah berhala-berhala padahal Allah telah melarang mereka untuk menyembahnya.

Ali Wardani

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s